Senin, 23 April 2012

Telur Palsu dari Cina di Jabodetabek

Isi Hoax:
Semalem gw naek kereta jabodetabek, dikereta ekonomi, ada yang jual telor rebus masih hanget....harganya itu lho yang ga nyangka.. Murrah banget satu butir telur rebus ditengah inflasi kayak begini cuma 500 perak aja...., padahal telur mentah aja di pasar, udah sekitar 1000 perak sontak gw inget, artikel setahun lalu, bahwa di China, sudah pernah heboh soal industri rumah tangga mbikin telur palsu... Penasaran, gw beli 2000 perak, gw dapet 4 butir, bapak2 sebelah gw beli 5000 perak, dapet 10 butir telur rebus , katanya buat anak2nya dirumah, Mas-mas disebelahnya beli juga sekitar 3 ribu, dia langsung kupas dan makan satu buah, katanya enak kok, rasanya ga busuk...dia tadi khawatir itu telur busuk( hmm dasar orang lapar semua juga dibilang enak) Walaupun gw masih agak ragu, tapi gw cicip juga sedikit, untuk sekedar membuktikan bahwa itu bener2 telur palsu, ternyata rasa dan aromanya mirip sekali, walaupun buat orang yang 'Ahli Telur' seperti gw, jelas sekali terasa berbeda.. putih telurnya itu lebih keras seperti Jelly Nata Decoco, kuning telurnya tidak bulat, cuma sekilas mirip seperti adonan kue, walaupun aromanya mirip telur....dan semua telur yang gw kupas, posisi kuning telurnya itu sama semua, dan tidak ada yang bulat, alias seperti cetakan. Menurut artikel dibawah ini, telur palsu di China dibuat dari unsur Tawas, yang sangat berbahaya bila dikonsumsi dalam waktu yang lama.... Barangkali teman2 ada yang punya akses ke YLKI mungkin bisa dilaporkan segera, apakah ini bener-bener telur Asli ataukah Telur Palsu, mengingat yang mengkonsumsi telur murah ini adalah para pekerja kelas bawah atau masyarakat awam yang tidak tahu apa dampaknya dalam jangka panjang...

Komentar:

Meskipun pengalaman dari sang penulis email tersebut kemungkinan riil, namun isu tentang telur palsu dari China ini adalah Hoax. Telur-telur yang dibeli di dalam kereta api tersebut kemungkinan sangat besar adalah telur gagal tetas, sebagaimana dijelaskan oleh Liputan6.com dalam dua artikel terpisah (di sini dan di sini); bahkan pihak SCTV sudah membawa telur tersebut ke laboratorium untuk diperiksa dan dinyatakan sebagai telur asli

Tidak ada komentar:

Posting Komentar